Pages

Saturday, May 10, 2014

Cuma Segitu Doank???

Pas banget hari ini tiba-tiba ada yang membuat saya sedih/capek/bingung. Saat saya merasa benar-benar bingung apa yang harus dilakukan, saat itulah saya sedikit mengeluh atas apa yang terjadi. Dan kalau dilanjutkan, maka pada akhirnya akan ada keluhan terhadap nikmat yang Alloh SWT berikan. Astaghfirulloh...
Well, di dunia ini memang selalu tidak ada yang kebetulan. Semuanya sudah tertulis di Lauful Mahfudz. Dan sore ini ketika saya merasa sedih atas apa yang terjadi, tiba-tiba saja ada broadcast message ke salah satu grup whatsapp saya yang secara tidak langsung mengingatkan saya untuk tidak merasa sedih dan mengeluh. See, how Alloh SWT loves us so much. He doesn't let us to feel sad and complaint. Let's see the broadcast message:

Buat yg lagi ngerasa capek..lelah..letih..lesu..galau..dkk:

Berhentilah Mengeluh dan Meratapi Kehidupanmu

Ada yang pernah nyicipin ditelan ikan paus?

Ada yang pernah ngerasain dibakar hidup-hidup?

Ada yang pernah ngalamin diusir dari surga?

Ada yang pernah disuruh disembelih buat jadi qurban?

Ada yang pernah dibuang ke sumur waktu masih kecil sama abang sendiri dan dipenjara gara2 difitnah menodai ibu asuh oleh bapak asuhnya?

Ada yang pernah ngalami kebuntuan dakwah 950 tahun?

Ada yang pernah dikejar-kejar buat dibunuh sama orang sekampung, termasuk sama om sendiri? Dan di kesempatan lain dilemparin batu sama orang satu desa rame-rame?

Kalo puluhan tahun ini ujian hidupmu hanya berputar-putar pada masalah:
* kesulitan uang dan segala jenis variasinya
* masalah kesehatan dengan berbagai keragamannya
* konflik dengan orang di sekeliling kita dengan berbagai jenis konfliknya
* masalah jodoh yang nggak kunjung datang atau kecepetan atau lepas lagi dan yang semisalnya
* dan segala hal remeh yang juga dialami milyaran orang di bumi ini yang mereka telah berhasil menghadapinya dengan penuh ketegaran

Maka, ayolah... Berhentilah mengeluh! Berhentilah meratapi penderitaan yang seakan tanpa ujung!
Ayo tersenyum bersamaku dan kita saling mendoakan yang terbaik untuk kita semua!

Ingatlah bahwa aku, kamu dan semua orang-orang yang kita sayangi dan menyayangi kita nanti akan ketawa-ketawa di surga mengenang penderitaan semasa hidup yang ternyata "cuman segitu doang".

Sama seperti kita mengenang masa SMA yang penuh penderitaan sambil tersenyum, mengenangnya sebagai peristiwa manis yang takkan terlupakan, sambil berkata dengan ringan, "cuman segitu doang..."

Ustadz Abu Qawwam

Tuesday, April 29, 2014

Tiket oohh Tiket

Sudah 3 tahun lebih saya merantau di Jakarta. Dan selama 3 tahun inilah ada waktu-waktu dimana saya dan semua anak rantau di Jakarta akan mengerahkan segala kemampuan, tenaga, pikiran, gadget, koneksi internet, dan pulsa telepon (lebay mode on), hanya untuk mendapatkan selembar tiket untuk mudik lebaran. Sejak PT. KAI memberlakukan sistem pemesanan tiket secara online yang bisa dipesan sejak 90 hari sebelum tanggal pemberangkatan, maka H-90 sebelum tanggal mudik itulah hari dimana saya dan teman-teman begadang untuk memesan tiket kereta lebaran. Kenapa harus begadang? Ya karena persis pada pukul 00.00, pemesanan tiket baru dibuka. Dan yang akan memesan tiket bukan hanya saya dan segelintir orang, tetapi ada ratusan bahkan mungkin ribuan orang rantau yang juga stand bye untuk mendapatkan tiket lebaran. Well, can u imagine the situation? Let me tell you about my story in hunting the tickets!

Di tahun 2014 ini, Idul Fitri akan jatuh pada tanggal 28 Juli 2014. Setelah melihat kalender, maka sudah bisa diprediksi bahwa hari terakhir masuk kerja adalah Hari Jumat tanggal 25 Juli 2014. Berdasarkan prediksi dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kemungkingan puncak arus mudik adalah Jumat malam, selepas jam pulang kantor dan Hari Sabtu tanggal 26 Juli 2014. Tentunya kondisi ini untuk para pekerja kantoran yang bergantung hari kerja. Sementara itu, PT. KAI juga sudah mengeluarkan informasi mengenai tanggal pemesanan untuk tanggal keberangkatan H-7 dan H+3 lebaran Idul Fitri. Untuk tanggal keberangkatan tanggal 25 Juli 2014, maka pemudik sudah bisa membeli secara online pada tanggal 26 April 2014. Sedangkan untuk tanggal keberangkatan tanggal 26 Juli 2014, maka pemesanan secara online sudah bisa dilakukan mulai tanggal 27 April 2014.

Saya dan beberapa teman yang berasal dari Banyumas dan sekitarnya sudah memutuskan untuk pulang tanggal 26 Juli 2014. Itu artinya, tanggal 27 April 2014 kemarin,  kami harus mulai begadang dan menunggu pukul 00.00 agar segera bisa langsung memesan tiket. Dari sore hari menjelang malam, saya sudah berkoordinasi dengan beberapa teman. Intinya si saling membantu. Iqror dan Ayip mengajak saya dan beberapa teman lain untuk mengantri dan membeli langsung di agent resmi PT. KAI di Stasiun Gambir. Namun, setelah dipikir-pikir akan lebih efektif dan efisien jika bagi-bagi tugas (begini amat ya mau beli tiket buat mudik, butuh strategi segala.hehe). Saya, Asty, Finik, sama Trias stand bye di kosan untuk membeli lewat online dan call centernya PT. KAI. Selain itu masih ada Kiki dan Mas Zaki yang juga berada di kosan masing-masing untuk stand bye membeli lewat online dan call center. Oh iya ada satu lagi usaha kami yaitu Finik dan Trias juga mengerahkan adik-adik mereka yang berada di rumah untuk membeli langsung di Indomart. Semuanya sudah saling menitipkan nama lengkap dan nomer KTP masing-masing. Pokoknya siapa saja yang bisa masuk sistem online maupun call centernya PT. KAI, dia yang akan berusaha untuk membelikan tiket untuk kami.

That was our strategy for hunting the tickets, maximizing our friends. It was a good strategy, wasn't it?^^
Sekarang, saya mau cerita tentang tools yang akan kami gunakan untuk memesan tiket. Iqror dan Ayip hanya membutuhkan tenaga dan kesabaran untuk mengantri di agent. Saya dan Asty yang stand bye di kamar saya sudah menyiapkan satu laptop untuk membeli online, satu galaxy note 1 untuk tethering wifi, satu blackberry untuk telepon call center, satu blackberry untuk membuka aplikasi resmi PT. KAI untuk pemesanan tiket, dan satu buah komputer tablet yang juga untuk membeli melalui online lewat web resminya PT. KAI maupun lewat www.ticket.com. Semuanya sudah dipersiapkan dengan sangat matang. Kami pun hanya tinggal berdoa agar semua lancar dan servernya PT. KAI tidak ada gangguan (ini beneran kaya mau perang). How prestigious the tickets are!! Tapi sebenarnya ini bukan hanya tentang tiket. Yang kami perjuangkan ini adalah upaya untuk berkumpul bersama keluarga masing-masing dalam moment Idul Fitri. That is irreplaceable.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Iqror tiba-tiba menelepon dan memberi tahu bahwa nomor antrian untuk pemesanan tiket tanggal pemberangkatan 26 Juli 2014 di agent resmi yang di Gambir sudah habis. Wowww, kalau nomor antrian saja sudah habis, berarti sudah tidak ada kemungkinan untuk membeli tiket lewat agen ini. Tapi dia tetap stand bye di Gambir. Ya siapa tahu masih ada keajaiban. Don't ever lose hope!

Pukul 00.00 WIB. Perjuangan dimulai. Saya sudah membuka halaman web PT. KAI dan www.tiket.com sebelum pukul 00.00. Tapi saat mendekati pukul 00.00, webnya tetap tambah lemot. Bahkan tiba-tiba muncul notifikasi 'the connection was reset'. Dihalaman sebelahnya juga sudah dibuka www.tiket.com. Awalnya cukup masih lancar, saya bisa masuk ke page dimana saya memilih stasiun awal, stasiun tujuan, tanggal pemberangkatan dan jumlah penumpang. Tapi saat sudah klik 'cari', webnya kembali lemot. Asty sudah stand bye dengan BBnya menelepon 021121, call center pemesanan tiket PT. KAI, tapi selalu sibuk. Begitu pula dengan tabnya, tidak bisa masuk ke webnya PT. KAI. Saya sudah hampir panik. Soalnya malam sebelumnya saya juga sudah begadang sendirian untuk memesan tiket untuk teman saya. Hasilnya nihil. Webnya down, telepon call center juga tidak bisa masuk. Tiba-tiba saya ingat aplikasi pemesanan tiket kereta di BB saya. Saya pun membukanya dan alhamdulillah bisa masuk. Saking senengnya malah tambah gemetar.hehe. Karena dari awal kami ingin naik kereta Purwojaya, maka saya pun fokus ke jadwal, harga, dan jumlah kursi yang masih tersedia. Saat itu masih lumayan banyak jumlah kursi yang tersedia. Tanpa pikir panjang, saya memilih kelas eksekutif untuk 4 orang pertama (Saya, Asty, Mas Zaki dan Kiki) dengan harga @Rp 300.000,00. Saya pun lupa untuk mencari tiket promo karena saking buru-burunya. Tibalah saat pengisian biodata yang lumayan terhambat karena si aplikasi meminta data nomor handphone dan tanggal lahir. Saya pun bbm Mas Zaki dan Kiki untuk tanya tanggal lahir dan nomor handphone mereka. Setelah semua lengkap, kami pun berniat untuk memindah kursi agar kami duduk depan dan belakang. Tapi saat memilih kursi, tiba-tiba sistem memberi tahu bahwa kursi sudah terisi. Daripada terlalu lama memilih dan kami kehabisan, maka kami pun melanjutkan proses pemesanan. Alhamdulillah, 4 orang ini berhasil mendapatkan tiket lebaran untuk tanggal pemberangkatan 26 Juli 2014. Kami pun mendapatkan kode bayar yang harus diinput saat melakukan pembayaran. 

Well, sedikit bisa menghela napas. Sekarang tugas Asty untuk melakukan pembayaran melalui internet banking. Trias yang tadinya berada di kamar akhirnya bergabung dengan saya dan Asty di kamar saya. Misi selanjutnya adalah membeli tiket untuk Trias, Finik, Iqror dan Ayip. Karena Iqror memilih untuk pulang sore hari, maka pemesanan kedua-masih menggunakan aplikasi di BB-hanya untuk Finik dan Trias yang sama-sama memilih kereta Purwojaya. Alhamdulillah tanpa hambatan yang berarti. Tiket Finik dan Trias sudah berhasil di booking. ^^

Sekarang cerita pemesanan tiket untuk Iqror dan Ayip agak sedikit miris karena mereka hampir kehabisan tiket. Karena Iqror yang beberapa kali request ganti kereta, maka beberapa kali saya harus mengulang proses pemesanan dari awal. Dan itu pastinya takes time kan. Benar saja, saat saya selesai mengetik informasi pemesan, tiba-tiba tiket sudah habis. Saat saya kembali mencari kereta lain pun ternyata tiket sudah habis semua. Saya pun terpaksa memberi kabar tidak sedap ini kepada Iqror dan Ayip sambil meyakinkan mereka bahwa saya masih akan terus memantau melalui aplikasi ini. Ya siapa tahu ada yang membatalkan tiket. Benar saja, tidak ada 15 menit berlalu, saya kembali membuka aplikasi lagi dan alhamdulillah masih ada 2 buah tiket. Saya langsung mengisi informasi pemesan dengan cepat agar tidak keduluan oleh penumpang lain. Alhamdulillah, tiket untuk Iqror dan Ayip berhasil di booking. Wooooww,, I was so relief and gratefull. Akhirnya semua mendapatkan tiket untuk pulang ke kampung halaman kami tercinta. Oiya, ada satu lagi yang berhasil mendapatkan tiket. Riris yang tiba-tiba datang ke kamar saya juga berhasil mendapatkan tiket pulang kampung tujuan Pekalongan. Kami pun kembali ke kamar kami masing-masing sekitar pukul 02.30 WIB. Alhamdulillah bisa tidur nyenyak. ^^

Well, that was our story and it is not over. We still have to hunt the tickets for going back to Jakarta. Pemesaan tiket balik baru bisa dipesan seminggu kemudian. Don't worry, we are still ready to faight!! hahaha.
Sekian,, Adios!!


-Gayuh-
29042014

Monday, April 14, 2014

Lombok yang Unik dan Indah

Garuda Indonesia diatas Gunung
Saya patut bersyukur terhadap Alloh SWT atas kesempatan yang diberikan. Pekerjaan saya saat ini memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa mengunjungi beberapa pulau-pulau yang ada di Indonesia, bahkan sampai ke lokasi pedalaman yang bukan merupakan tujuan wisata. Yang lebih istimewa lagi adalah maskapai penerbangan yang disediakan oleh kantor adalah Garuda Indonesia. Mungkin sebagian besar sudah tahu kenapa maskapai penerbangan ini istimewa. Kalau menurut saya, Garuda Indonesia merupakan maskapai yang sangat identik dengan Indonesia. Dari namanya saja sebenarnya sudah terlihat. Ditambah lagi dengan seragam para pramugari yang menurut saya benar-benar membawa image budaya Indonesia. Setelan atasan dan kain batik yang dipakai selalu membuat para pramugari Garuda Indonesia terlihat lebih anggun. Pelayanan kepada pengunjung saat on board pun sangat ramah dengan ditambah menu-menu makanan yang enak. Ada satu hal yang selalu saya lakukan setelah pesawat take off yaitu membaca Colours-majalah bulanannya Garuda Indonesia. Majalah ini selalu menarik perhatian saya karena isi yang disajikan benar-benar informatif terutama mengenai tempat-tempat yang direkomendasikan sebagai tujuan untuk liburan. Jika anda kurang berminat untuk membaca, foto-foto yang disajikan pun sudah cukup mewakili keindahan dan informasi dari tempat-tempat tersebut. Setiap bulannya, Colours selalu mempunyai informasi baru dan unik yang sangat sayang jika dilewatkan.


Majalah Colours Edisi Januari 2014


Dari beberapa provinsi yang pernah saya kunjungi dalam rangka penugasan dari kantor, ada satu provinsi yang membuat saya jatuh cinta akan keindahan dan keunikan yang dimiliki. Pada pertengahan Januari 2014 ini, saya berkesempatan untuk melaksanakan tugas kantor di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama 7 hari. Yang pertama terngiang di kepala saya ketika mendengar provinsi ini adalah Pulau Lomboknya dengan pantai dan pemandangan bawah lautnya yang sangat bagus. Sebenarnya, Lombok sudah menjadi salah satu wishlist yang ingin dikunjungi pada tahun 2013. Dan alhamdulillah, doa saya terjawab saat awal tahun 2014 ini. Saya pun membuat strategi agar pekerjaan saya bisa selesai lebih cepat sehingga weekend bisa saya manfaatkan untuk pergi ke pantai.

Minggu, 12 Januari 2014
Akhirnya hari Minggu tiba juga. Setelah membereskan hampir seluruh pekerjaan dan ditambah kantor perwakilan juga libur pada hari Minggu, maka saya pun mantap untuk meng-eksplore pantai-pantai indah di pulau ini. Berbekal informasi yang saya dapatkan dari browsing di internet dan nomor travel agent di sini yang didapat dari seorang teman, maka saat Sabtu malam saya langsung booking mobil plus supirnya selama 12 jam untuk mengantar saya kemana saya ingin. Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WITA, pak supir dan mobilnya sudah menunggu saya di lobby hotel. Saya pun bergegas turun dan siap untuk berangkat. Saya baru pernah liburan sendirian seperti ini karena ketua tim saya tidak mau untuk ikut jalan-jalan. Beliau sudah hampir 6 kali ke sini jadi sudah hampir pernah mengunjungi tempat-tempat yang indah disini.

Perjalanan tidak sekaku yang saya bayangkan. Pak Awan sang driver selalu menjelaskan tempat-tempat yang kami lewati. Beliau juga cerita tentang sejarah bagaimana orang-orang Bali dulunya bisa menghuni Pulau Lombok ini. Salah satunya adalah karena adanya ekspansi besar-besaran Kerajaan Bali ke wilayah Lombok. Akibatnya, banyak Pura yang terletak di Kota Mataram ini. 

Rumah Adat Suku Sasak Desa Sade
Tempat selanjutnya yang kami singgahi adalah Desa Sade-desa adat Susu Sasak-suku asli Pulau Lombok. Desa ini sudah dijadikan sebagai desa wisata oleh Pemerintah Provinsi NTB. Konon kata Pak Awan dan guide lokal yang menemani saya berkeliling, Desa Sade ini masih menjunjung tinggi warisan budaya dan adat istiadat nenek moyang Suku Sasak. Hal itu bisa terlihat pada saat sesampainya saya dipintu gerbang masuk Desa Sade. Seluruh rumah dan bangunan di dalam desa ini masih bergaya tradisional. Atapnya masih memakai ijuk dan pagar rumahnya masih menggunakan anyaman dari bambu. Lantainya masih ada yang beralaskan tanah, namun tidak sedikit yang sudah bealaskan plester semen. Selain keaslian rumah dan bangunannya, ternyata kehidupan masyarakat Desa Sade ini juga masih tradisional. Warga Desa Sade sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani padi. Karena sawah di Desa Sade adalah sawah tadah hujan, maka mereka hanya panen sekali dalam setahun. Hasil panennya pun tidak untuk dijual melainkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai perkerjaan sampingan, warga Desa Sade mengerjakan tenun ikat. Hal yang unik dalam pembuatan tenun ikat ini adalah semuanya dikerjakan secara manual dari pembuatan benang sampai pewarnaan benang. Walaupun begitu, hasil tenun tersebut bisa dibilang cukup berkualitas karena kain tenun yang dihasilkan tidak mudah luntur. 

Belajar Menenun
Prosesi perkawinan di Desa Sade ini juga sangat unit. Prosesnya dimulai ketika ada seorang pria dan wanita yang saling suka. Ketika mereka hendak melangkah ke jenjang perkawinan, maka harus ada proses 'penculikan'. Penculikan yang dimaksud adalah sang pria membawa sang wanita ke rumahnya tanpa sepengetahuan orang tua dari wanita tersebut. Di rumah sang pria pun, sang wanita hanya tinggal dan menginap semalam. Mereka tetap tidak boleh melakukan hal-hal yang dilarang. Biasanya hal tersebut dilakukan pada malam hari. Pagi harinya dari pihak pria mengirim utusan kepada orang tua pihak wanita dan memberi tahu bahwa anak wanitanya tidak hilang atau dibunuh melainkan sudah diculik oleh sang pria tersebut. Setelah ada utusan, orang tua dari calon mempelai wanita sudah mengerti bahwa anak gadisnya sudah ada yang meminang. Mereka  tidak bisa menolak atau tidak setuju pada hubungan anak wanitanya dan pria tersebut. Sang ayah harus bersedia menjadi wali dan menikahkan anak gadisnya dengan sang pria yang telah menculiknya.


Pantai Tanjung Aan
Wisata sejarah dan budaya sudah selesai, selanjutnya tujuan kami adalah Pantai Tanjung Aan. Dari blog yang saya baca, Pantai Tanjung Aan ini sangat indah. Pantai dengan warna toska dan pasir putihnya membuat saya jatuh cinta pada pantai ini. Sebenarnya, pantai yang terkenal di Lombok adalah Pantai Kuta dan Pantai Pink. Namun sayang akses menuju ke Pantai Pink rusak parah sehingga tidak bisa dilewati mobil. Pantai Kuta terletak cukup dekat dengan Pantai Tanjung Aan. Dan saya memilih untuk berkunjung ke Pantai Tanjung Aan karena penasaran akan keindahan yang saya lihat dari foto.

Sesampainya di Pantai Tanjung Aan, saya langsung takjub dengan keindahan pantai ini. Bagaimana tidak, komposisi dari gradasi warna laut yang indah, pasir putih, pasir merica dengan bukit-bukit yang mengelilingi sungguh membuat pantai ini benar-benar sangat indah. Mungkin ini pantai terindah yang pernah saya liat. Beberapa wisatawan mancanegara sedang asik dengan kegiatan selancarnya, sementara wisatawan domestik asik mengabadikan moment-moment dengan foto atau hanya sebatas mengobrol dipinggir pantai. Saya pun tak lupa untuk mengambil foto di beberapa spot yang menurut saya paling bagus.

Setelah puas menikmati indahnya Pantai Tanjung Aan, saya pun diajak untuk makan makanan khas di Kabupaten Lombok Timur. Namanya adalah Nasi Balap. Warung makan yang cukup sederhana ini terletak di dekat lokasi Bandara Lombok. Nasi Balap ini konon katanya sudah terkenal hingga ke Eropa. Satu porsi Nasi Balap terdiri dari nasi putih, kering kacang, ayam suwir kering, ayam pelcingan dan kacang kedelai yang disajikan menggunakan daun pisang. Pengunjung bisa menambah ayam goreng jika dirasa masih kurang. Bagi pecinta pedas, Nasi Balap ini sangat wajib untuk dicoba karena sambel yang disajikan sangat pedas. 

Panti Tanjung Aan dengan gugusan karangnya




Nasi Balap
Setiap kali saya mengunjungi suatu tempat yang baru pernah saya kunjungi, saya selalu mencari tahu mengenai budaya setempat, tempat wisata, bahasa daerah, dan tak lupa mengenai kuliner khas di daerah tersebut. Kesemua hal tersebut hampir berbeda-beda di masing-masing daerah. Hal tersebutlah yang membuat rasa cinta terhadap Indonesia menjadi semakin meningkat. Bagaimana tidak, Indonesia itu sangat kaya akan ragam dan budaya di masing-masing daerah yang hanya bisa ditemui di negeri kita tercinta ini. Rasa nasionalisme saya menjadi semakin meningkat ketika saya mulai mengenal sosok Pandji Pragiwaksono. Pertama kali kenal dengan sosok ini adalah ketika Pandji menjadi host kuis yang memberikan pertanyaan kepada masyarakat tanpa membuat masyarakat tersebut tahu kalau sedang ikut suatu kuis. Tak berhenti sampai disitu, salah satu teman saya merekomendasikan untuk mencari video di youtube tentang stand up comedy yang dilakukan oleh Pandji di salah satu cafe di daerah Kemang. Dari situ, saya suka dengan materi-materi yang dibawakan oleh Pandji terutama saat menyinggung tentang kritik-kritik terhadap kondisi politik negeri ini. Saya pernah merasa pesimis akan kondisi bangsa ini akan banyaknya kasus korupsi dan berbagai masalah yang ada. Namun, setelah beberapa kali melihat Pandji, saya pun mulai optimis bahwa Indonesia masih punya harapan menjadi lebih baik. Saya juga mengenal Pandji dari tulisan di blog dia. Salah satu tulisan yang membuat saya merinding selama membacanya adalah tulisan mengenai Bapak Anies Baswedan. Dari situ, saya percaya masih banyak orang baik yang mendambakan Indonesia lebih baik. Salah satunya Bapak Anies Baswedan yang telah berhasil mengarahkan ribuan pemuda-pemudi terbaik bangsa untuk menjadi Pengajar Muda di SD yang terletak di pelosok-pelosok Indonesia. Karena menurut Pak Anies, pendidikan adalah ekskalator dalam bidang sosial ekonomi dan bisa membawa gelombang baru untuk Indonesia.

Semoga karya-karya Bang Pandji selanjutnya semakin sukses dan semakin bermanfaat untuk negeri yang kita cintai ini, Indonesia. Selamat berkarya bang!!


Monday, March 24, 2014

Kontribusi Kementerian Pekerjaan Umum dalam Mengurangi Dampak Perubahan Lingkungan


Perubahan iklim yang terjadi saat ini disebabkan karena adanya peningkatan aktivitas manusia yang menghasilkan gas CO2 yang selanjutnya akan mengakibatkan lapisan atmosfer bumi menebal. Dengan menebalnya lapisan atmosfer bumi, maka sinar matahari yang diserap pun semakin banyak. Hal tersebutlah yang menyebabkan suhu rata-rata di bumi naik dan mengakibatkan terjadinya bencana alam dan cuaca ekstrim di hampir seluruh belahan bumi.

Menghadapi dampak dari pemanasan global tersebut, banyak pihak berlomba-lomba untuk ikut berkontribusi menyelamatkan lingkungan. Banyak forum-forum diskusi baik secara nasional maupun internasional yang diselenggarakan untuk mencari solusi dan mengumpulkan komitmen bersama dalam mengurangi dampak dari pemanasan global. Kementerian Pekerjaan Umum sebagai institusi pemerintah yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur juga telah ikut berpartisipasi untuk mengurangi dampak pemanasan global melalui program-program kegiatan di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satunya adalah pembangunan Gedung Utama Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep green building. Kenapa konsep green building ini termasuk salah satu solusi dalam mengurangi dampak perubahan iklim? Berikut ada fakta tentang bangunan gedung yang dikeluarkan oleh IPCC Fourth Assessment Report on Climate Change 2007, yaitu:

  • Bagunan gedung menghabiskan lebih dari 1/3 sumber daya dunia untuk konstruksinya;
  • Menggunakan 40% dari total energi global;
  • Menggunakan 12 % dari total persediaan air bersih;
  • Menghasilkan 40% dari total emisi greenhouse gas (GHG);
  • Pada tahun 2030, diperkirakan 1/3 total emisi CO2 dunia berasal dari bangunan gedung, dengan penyumbang terbesar dari negara-negara di Asia.

Dengan adanya konsep green building ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan sumber daya dunia. Dari awal pembangunannya, green building ini memakai material-material yang ramah lingkungan dengan didukung dengan konstruksi yang berkelanjutan. Green building ini juga bertujuan untuk mengubah pola pikir dan perilaku pengguna gedung karena adanya resources management untuk mengurangi kelangkaan sumber daya alam. Oleh karena itu, green building dianggap sebagai metafora dari Bangunan Berkelanjutan dan sebagai bagian dari upaya “green” yang sistemik, termasuk secara spasial.

Dukungan lain dari Kementerian Pekerjaan Umum dalam menghadapi climate change adalah melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan mewujudkan Green Neighbourhood dan Green District. Adapun langkah-langkah yang diambil adalah sebagai berikut:

  • Percepatan penyusunan Rancangan Perda Bangunan Gedung sejak tahun 2012;
  • Penyusunan NSPK terkait dengan Bangunan Gedung Hijau;
  • Pembinaan terhadap semua stakeholder terkait;
  • Penyelenggaraan Bangunan Gedung yang meliputi pemerintah, Pemda, masyarakat, asosiasi profesi, akademisi, dunia usaha, dan lain-lain;
  • Pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan tentang Bangunan Gedung Hijau;
  • Pendampingan kepada daerah dalam program revitalisasi kawasan dan perencanaan Ruang Terbuka Hijau.

Selain langkah-langkah di atas, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga juga berkontribusi dalam mengurangi dampak perubahan iklim dengan membangun jalan dengan konsep “Jalan Hijau”. Apa itu jalan hijau? Jalan hijau adalah penyelengaraan jalan yang menerapkan prinsip lingkungan dalam pembiayaan, perencanaan, desain, konstruksi dan pemeliharaan jalan, serta penanganan dampak perubahan iklim. Berikut prinsip-prinsip dalam pembangunan “Jalan Hijau”:

  • Memanfaatkan energi dan pemanfaatan air secara minimal
  • Jalan sebagai penyimpan energi, penampungan air dan penyimpan energi surya. Contohnya pembangunan drainase, jalan porus dan lampu jalan yang menggunakan energi surya.
  • Mengurangi penggunaan sumber daya alam yang tidak terbarui
  • Penggunaan material jalan yang mengurangi dampak lingkungan yaitu dengan melakukan uji limbah B3 untuk material jalan baru.
  • Lansekap jalan yang bersinergi dengan sekitar. Contohnya jika jalan yang dibangun melalui kawasan hutan lindung atau wilayah konservasi, maka pembangunan jalan tersebut tidak boleh merusak dan mengganggu fungsi dari hutan lindung dan wilayah konservasi tersebut.
Kontribusi Kementerian Pekerjaan Umum dalam mengurangi dampak perubahan iklim tidak berhenti sampai disitu saja. Melalui Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Kementerian PU mengambil langkah dalam mewujudkan keberlanjutan kota yang tidak akan menggerus kawasan perdesaan/penggiran, memiliki keberpihakan pada pelestarian lingkungan, dengan didorong oleh peran masyarakat, melalui program-program yang nyata dan kreatif serta berbasis penataan ruang.

Salah satu program dari Direktorat Jenderal Penataan Ruang dalam mengurangi dampak perubahan iklim adalah menjalankan Program Pengembangan Kota Hijau yang selanjutnya disingkat P2KH. Program tersebut merupakan program kolaboratif antara pemerintah kota/kabupaten dengan komunitas hijaunya, yang dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi dan difasilitasi oleh pemerintah pusat.

Program P2KH dimulai pada tahun 2011 dan hingga saat ini program P2KH telah berkontribusi dalam pembangunan kota hijau di Kab/Kota di Indonesia. Ruang Lingkup P2KH pada tahun 2011-2013 dan arah pelaksanaan P2KH ke depan (2014 – 2019) adalah sebagai berikut:

  1. Awal (2011): penandatanganan piagam komitmen kota hijau untuk aksi nyata. 
  2. Ruang Lingkup (2012-2013):
    • Rencana Aksi Kota Hijau
    • Kampanye Kota Hijau oleh Forum Komunitas Hijau
    • Peta Komunitas Hijau
    • Master Plan RTH and Detailed Engineering Design (DED):
    • Pilot Project Perwujudan RTH Perkotaan (5000 m2)
    • Pilot Project Perluasan Atribut Kota Hijau (pedestrian, jalur sepeda, bank sampah, dll).
  3. Arah pelaksanaan P2KH ke depan (2014 – 2019)

  • Penanganan dan Perwujudan Taman & Hutan Kota Strategis Nasional;
  • Integrasi Green & Blue Development (termasuk penanganan bantaran sungai strategis sebagai Green Corridor untuk mengurangi risiko banjir dan pembangunan kolam retensi perkotaan untuk fresh water supply);
  • Penyiapan Urban Climate Plan dalam rangka Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim pada skala Perkotaan.
Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum tersebut diharapkan dapat berkontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dan peran serta masyarakat. Jadi sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan program-program pemerintah khususnya Kementerian Pekerjaan Umum sangat dibutuhkan agar tercipta pola hidup yang peduli terhadap lingkungan. 


-Gayuh-
 19032014

Dibuat untuk memenuhi syarat kelulusan Pelatihan Greenship Associate Plus Angkatan 5

Tuesday, February 4, 2014

Japan Education Fair

Weekend ini lumayan berbobot. Kenapa saya menyebut weekend ini berbobot? Karena weekend ini diisi dengan hal-hal yang bermanfaat (menurut saya^^). Kalau biasanya aku dan temen-temen kosan merencanakan kegiatan weekend dengan belanja, wisata kuliner atau cuma males-malesan di kosan, kali ini beda. Apa bedanya? Let's cekidot!! ;)

Sebelum bahas agenda-agenda yang menurut aku 'berbobot', pertama-tama mau bersyukur dulu karena aku punya temen-temen kosan yang asik, seru, baik, nyambung dalam banyak hal. Mereka nggak cuma asik buat diajak seneng-seneng aja, tapi mereka itu partner yang asik banget buat nuntut ilmu. Bukan mau riya atau sombong, tapi saat butuh temen buat nyari ilmu tentang agama, mereka ada di baris terdepan yang paling semangat buat dateng ke majelis-majelis ilmu. Mungkin karena mereka juga, aku tambah semangat buat nimba ilmu-ilmu agama (padahal dulu paling males). Tapi tetep niat utamanya karena Alloh SWT.

Eittsss,, jadi melenceng gitu topiknya ya. Nanti deh aku ceritain tersendiri tentang mereka. hehe.

Balik lagi ke weekend yang berbobot, di post sebelumnya udah dijabarin agenda pertama di hari sabtu weekend ini. Saya sama temen kosan dan kantor dateng ke pengajian Hijabers Community Jakarta di Masjid Baitul Ikhsan, komples kantor Bank Indonesia Jakarta Pusat dengan tema 'Doa yang Diijabah' bersama Ustdz. Erika dan Ghaida Suraya. Agenda pertama aja udah keliatan kan bobotnya? hehehe. Eiitssss,,,tujuannya tetep mau nambah ilmu. Siapa si yang ga mau doa nya diijabah. Oleh karena itu, kami dateng ke kajian ini karena pengen tau gimana si agar doa kami diijabah (karena kami punya doa khusus.ssssttttttt) ^^v.

Lanjut ke agenda kedua, kali ini kami berpisah dulu karena kami punya agenda yang beda waloupun di tempat yang sama. Tujuan kami sama-sama ke Kompleks Al Azhar Kebayoran baru. Bedanya, aku mau dateng ke Japan Education Fair di Universitas Al Azhar, sementara Riris dan Anggi mau daftar ulang di YISC Al Azhar (Youth Islamic Student Club-semacam remaja masjidnya Al Azhar). Informasi tentang Japan Education Fair baru aku dapetin hari Jumat pas berangkat ke kantor. Karena kantorku dibelakang Al Azhar, otomatis tiap hari aku lewat kompleks Univ Al Azhar. Nha, pas banget Jumat kemarin aku liat ada spanduk besar yang memuat pengumuman tentang event tersebut. Sebagai orang yang mupeng banget buat dapetin gelar Master di luar negeri (dengan beasiswa tentunya.plus bs bareng suami.aamiin3x), plus Jepang adalah salah satu negara impian yang pengen aku datengin, otomatis aku semangat banget buat dateng. So, langsunglah aku kabar-kabar ke temen yang kira-kira tertarik, tapi ternyata nggak ada yang merespon. Akhirnya dengan kekuatan nekat, aku daftar via online dulu (karena online regitration required). Alhamdulillah pas hari H, mba Ririn-teman kantor aku yang ikut ke pengajian-bersedia ikut ke event ini.

Ini pengalaman pertamaku ikut pameran pendidikan. Jadi bener-bener nggak punya persiapan tentang apa yang harus dilakukan di dalem sana. Sebelumnya emang pernah denger kalau mau dapet beasiswa ke luar negeri, sering-seringlah dateng ke event-event seperti ini. Selain bisa dapet informasi tentang universitas-universitas di negara tujuan, kita juga bisa dapet informasi tentang cara-cara untuk dapetin beasiswa ke LN.

Nha, di Japan Education Fair ini ada 13 universitas-uniersitas terbaik di Jepang yang membuka stand untuk melayani pertanyaan-pertanyaan para pengunjung, diantaranya:
Tohoku University
University of Tsukuba
The University of Tokyo
Kyoto University
Osaka University
Kyushu University
Keio University
Meiji University
Waseda University
Ritsumeikan University
Chiba University
Hokkaido University
Nagoya University
Selain itu ada juga stand lembaga-lembaga pemberi beasiswa seperti  JASSO (Japan Student Services Organization) dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan), 1 stand untuk Embassy of Japan in Indonesia dan 1 stand untuk Secretariat of G30 Project (penyelenggara Japan Education Fair ini). Acara ini dimulai pukul 10.30-15.00 WIB. Sayang sekali aku ga bisa dateng dari awal sehingga melewatkan presentasi dari masing-masing universitas tersebut.

Well, I really didn't know what should I do in this event. -__- Harusnya sebelumnya aku browsing-browsing tentang apa yang harus dipersiapkan ketika datang ke pameran pendidikan seperti ini. Tapiii, bukan berarti karena aku bingung terus pulang ya. No way, I won't give up (ngutip Jason Mraz. heheh). Setelah melihat sekeliling, aku pun ke meja dengan kumpulan brosur tentang informasi univversitas-universitas tersebut. Hampir semua brosur yang ada di meja ku ambil. Prinsipku, ambil dulu baru baca di kosan (kalo sempet dan niat ^^).

Selanjutnya, aku kembali berkeliling dan memilih mampir di stand Universitas Tohoku karena aku liat banyak pengunjung yang mengelilingi stand dan ada penjelasan dari pihak Universitas Tohoku. Ada satu orang dari Universitas Tohoku yang lagi jelasin tentang living cost di Jepang. Tapi karena pas dateng udah di tengah-tengah penjelasan, aku pun nggak terlalu ngikutin. Setelah dapet brosur dan contact person, aku sama Mba Ririn ke stand LPDP. Di sini kami dapetin informasi tentang apa si LPDP ituu?? Ternyata LPDP itu adalah Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Keuangan yang bertugas mengelola Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN). LPDP memberikan beasiswa bagi para profesional muda untuk melanjutkan kuliah Master/Doktor baik di dalam negeri maupun luar negeri. Sebelum mengajukan beasiswa ke LPDP, sebaiknya kita sudah diterima di salah satu universitas yang ada dalam daftar pemberian beasiswa LPDP. Untuk lebih jelasnya, buka link-nya disini.

Sebenarnya, perhatianku dari tadi tertuju pada Universitas Tokyo. Tapi karena banyak pengunjung yang kesana, jadi aku pending dulu niat ke stand itu. Perburuan berlanjut ke stand Universitas Hokaido dan Universitas Ritsumeikan. Di kedua universitas ini aku berhadapan langsung dengan native speaker dari Jepang. Lumayan bisa latihan speaking sama mereka. Udah lama banget nggak nglatih ngomong English -_-. Tapi ternyata Englishnya mereka kurang terlalu bagus-begitu pula saya ^^- jadi ada beberapa yang miss. Entah aku yang salah Englishnya atau mereka yang nggak tau. hahahah.

Penjelasan dan brosur yang diberikan dari Universitas Hokkaido sepertinya bikin aku tertarik. Suasana kampus yang masih hijau dan tenang bener-bener cocok buat belajar. Tapi untuk sampe ke universitas ini harus menempuh perjalanan selama 1,5 jam dari Tokyo dengan menggunakan pesawat terbang karena Hokkaido terletak di pulau yang berbeda dengan Tokyo.

Dari Universitas Hokkaido, perburuan berlanjut ke Universitas Kyoto. Ternyata universitas ini khusus untuk jurusan teknik. Akhirnya aku hanya ngambil beberapa brosur tentang jurusan teknik sipil. Bukan buat aku si, tapi buat temen-temen kantor. Secara sekarang dikelilingi sama sarjana-sarjana teknik. Siapa tau mereka mau nglanjutin di Jepang kan.

Stand selanjutnya adalah Universitas Tokyo. Yeyy,,akhirnya kesini juga. Tapi sama aja ternyata. PIC yang jaga stand udah punya pelanggan yang lagi tanya-tanya. Akhirnya disini juga cuma ngambil brosur aja karena di universitas ini ada English Program for Economic Faculty. 

Waktu udah hampir pukul 15.00 WIB. Udah mendekati waktu penutupan pameran. Sebenarnya belum puas ngoprek-ngoprek stand-stand disini. Tapi udah bingung juga mau tanya apalagi. Akhirnya sebelum pulang, aku sama Mba Ririn mampir satu stand lagi di Universitas Ritsumeikan. Dari namanya si kayaknya baru pernah denger. Tapi setelah dengerin penjelasan dari salah satu PIC, ternyata lumayan menarik juga universitas ini. hehehe. Setelah tanya tentang English Program, selection process dan living cost, akhirnya  kami mengakhiri perburuan informasi tentang universitas dan beasiswa di Jepang. Untuk tau lebih lanjut tentang Universitas Ritsumeikan bisa klik disini.

Well, itu pengalaman pertamaku dateng ke pameran pendidikan. Ada beberapa tips si yang menurut aku perlu dilakukan sebelum dateng ke pameran pendidikan:
  • Cari informasi tentang universitas-universitas yang akan membuka stand di pameran
  • Cari teman yang punya interest sama untuk kuliah di luar negeri dan dateng ke pameran pendidikan. Biar nggak krik-krik pas di dalem. Bisa tuker informasi juga kalau stand yang didatengin beda
  • Bikin peringkat universitas yang paling diminati. Jadi pas di pameran, kita bisa fokus untuk cari menggali lebih dalem tentang universitas yang ada di peringkat atas dari list yang kita bikin
  • Usahakan dateng dari awal sampe akhir. Jadi bisa ikut dengerin presentasi dari masing-masing universitas
  • The last but not least, jangan lupa ambil brosur dari semua universitas (atau universitas yang paling diminati) buat dibaca-baca di rumah/kosan.
Mungkin segitu aja yang bisa aku share tentang persiapan dateng ke pameran. Mungkin kalau udah sering dateng, bakal banyak yang di share. Semoga nantinya bukan cuma share tentang persiapan dateng ke pameran pendidikan, tapi semoga bisa share tentang pengalaman dapet beasiswa ke luar negeri. aamiin. ^^

Ps: 
Website "Belajar di Jepang" bisa diakses di http://www.jasso.or.id. Email: info@jasoo.or.id
Panduan Beasiswa: http//www.jpss/en/scholarship


-Gayuh-
#latepost 25012014

Sunday, January 26, 2014

Doa yang Diijabah

Anyway, ternyata ini post pertama saya di tahun 2014. Padahal selama awal tahun ini banyak banget yang pengen ditulis, tapi ya penyakitnya selalu sama kalo mau nulis. Yup, penyakit malas pastinya.hehe. Tapi kali ini saya berusaha sekuat tenaga buat lawan males saya. Soalnya, sayang banget kalo kegiatan weekend kali ini saya lewatkan begitu saja tanpa rekam jejak di blog ini.

Well, seperti weekend-weekend sebelumnya, saya dan teman-teman kosan pasti punya agenda pergi bareng, dengan catatan, masing-masing memang belum punya agenda. Mari kita mulai dari hari Sabtu tanggal 25 Januari 2014. Saya bersama Mba Ririn (teman kantor), Riris, Asti, dan Anggi (teman kosan) menyempatkan hadir ke pengajian bulanan yang diadakan oleh Hjabers Community Jakarta di Masjid Baitul Ikhsan kompleks Bank Indonesia, Jakarta Pusat. Mungkin karena tema yang diusung menarik sehingga kami antusias untuk hadir. Temanya adalah 'Doa yang Diijabah' bersama Ustdz. Erika Suryani Dewi dan sharing bersama Ghaida Tsurayya (anak pertama AA Gym). So, siapa si yang ga pengen doanya diijabah? 

Ustdz. Erika mengawali tausiyahnya dengan pertanyaan, "Kenapa si kita harus berdoa?". Kalau jawaban awalnya mungkin ya karena ada permintaan yang diajukan kepada Alloh SWT yang Maha Kuasa atas segala sesuatu (sempit banget ya mikirnya^^). Ternyata nggak se-simple itu. 
Ini dia alasan kenapa kita harus berdoa yaitu karena:
1. Doa adalah ibadah
2. Doa adalah senjata orang beriman
3. Kekuatan doa di atas segala sesuatu
4. Doa merupakan sarana pertolongan Alloh SWT
5. Doa menolak bala dan takdir yang buruk
6. Doa mendatangkan ketenangan dan menyembuhkan penyakit.
Ternyata banyak ya manfaat dari berdoa. Yuks mari kita banyak-banyakin berdoa kepada Alloh SWT.

Untuk urusan berdoa ini bahkan sudah diperintahkan oleh Alloh SWT dalam QS. Al Baqarah ayat 186.

Dalam ayat tersebut, Alloh SWT akan mengabulkan permohonan orang yang berdoa kepadaNya apabila ia memohon kepada Alloh SWT. Bahasa simplenya gini 'kalau mau dikabulkan, kabulkan dulu perintah Alloh SWT. Apa aja si kira-kira perintah Alloh SWT? Begini penjelasan yang disampaikan Ustdz:
1. Kalau ada masalah/bencana/musibah, mintalah pertolongan pertama kepada Alloh SWT. Selanjutnya meminta bantuan kepada sesama manusia merupakan sebuah bentuk dari ikhtiar. Misalnya tiba-tiba kita sakit, pertama kali mintalah kesembuhan hanya kepada Alloh SWT. Pergi ke dokter dan minum obat adalah ikhtiar kita untuk sembuh. Dan ingatlah selalu kalau sakit bisa mengurangi dosa-dosa kecil kita. Subhanalloh...
2. Menjalankan perintah Alloh SWT (mengamalkan rukun islam dan rukun iman). Menghindari dari yang haram dan bertaubat dari segala dosa kecil dan besar.
3. Beriman kepada Alloh SWT tanpa ada unsur syirik.
Sudahkan kita menjalankan semua perintah Alloh SWT? mari bersama-sama berusaha untuk menjalankan perintahNya.

Kalau kita merasa kok doa nya belum juga dikabulkan ya. Mungkin khawatir dan putus asa pernah menghinggapi. Tapi jangan sampai berlarut-larut ya karena Alloh SWT melarang hamba-hambanya untuk putus asa. Ustdz Erika mengingatkan saya untuk terus berprasangka baik kepada Alloh SWT. Karena Alloh mencintai seorang hamba dengan memberi cobaan. Dan cobaan dari Alloh SWT bukan hanya berupa musibah dan masalah. Tapi Alloh SWT juga memberikan cobaan kepada hambanya dalam bentuk kesenangan dan kebahagiaan. Ingatlah selalu bahwa Alloh SWT menyukai suara rintihan hambanya yang memohon. Kata Ustdz, bisa jadi Alloh SWT belum mengabulkan permohonan kita karena Dia masih ingin kita dekat dan merintih berdoa kepadaNya. Wallohualam....

Mungkin sampai disini yang bisa saya sampaikan mengenai hasil menimba ilmu dari pengajian bulanan Hijabers Community kemarin. Semoga bermanfaat!!


-gayuh-
25012014