Pages

Showing posts with label Melatih Kemandirian. Show all posts
Showing posts with label Melatih Kemandirian. Show all posts

Saturday, January 13, 2018

Hari #9 Games Level #3 "Belajar Naik Tangga"

Hari #9 Games Level #3
Belajar Naik Tangga
.
Hari ini Emir main ke rumah Mbah Usup di bogor sekaligus ini pertama kali Emir naik motor dengan jarak yang lumayan jauh. Agak kaget juga pas ditengah jalan baru berasa ternyata lumayan jauh ya. Padahal kalau dulu naik motor berdua berasa cepet nyampe kesana.hehe. Alhamdulillah Emirnya anteng di motor.
.
Emir ini kan belum bisa naik turun tangga sendiri. Kalau dirumah, pasti digendong pas naik tangga karena tangganya lumayan curam. Paling kadang di tuntun naik tangganya. Nha di rumah mbah ini, saat liat tangga, Emir langsung mau naik. Bunda dan Ayah yang berada di dekat Emir kok ya cuma liatin Emir aja. Kalau Bunda si sengaja mau lihat kemampuan Emir naik tangga. Menurut Bunda, itu salah satu tantangan Emir. Kan biasanya Emir jalan di tempat yang datar atau agak menanjak sedikit. Sampai anak tangga yang keempat, Bunda masih mendampingi Emir dari samping sambil tangan berjaga-jaga di belakang Emir. Ternyata Emir masih mau lanjut. Jadilah Ayah yang menyusul dan memegangi Emir.
.
.
Alhamdulillah, ada kesempatan belajar menghadapi tantangan ya mas. Nanti kalau udah bisa manjat sendiri, tetep harus hati-hati ya mas..
.
.
#hari9
#tantangan10hari
#gameslevel3
#kami_bisa
#kelasbunsayiip
#melatih kecerdasan

Friday, December 29, 2017

Aliran Rasa Games Level 2 "Melatih Kemandirian"

Tantangan games level 2 ini sebenarnya sangat menyenangkan. Saya dituntut untuk melatih kemandirian pada Emir. Di usianya yang baru menginjak 18 bulan, maka berdasarkan tabel tumbuh kembang, kemandirian yang bisa dilatih diantaranya belajar makan sendiri, merapihkan mainan, dan toilet training. Namun, saya pribadi tidak membatasi kemandirian yang ingin saya latih untuk Emir. Oleh karenanya, games level 2 kemarin Emir berlatih belajar makan sendiri untuk menu-menu tertentu seperti bayam, mie dan cemilan. Untuk makan nasi dan lauknya, Emir masih harus disuapi karena kadang-kadang Emir susah makan. Jadi saya memerlukan effort yang lumayan untuk membuat dia makan nasi.
.
.
Hal lain yang saya latih di games ini adalah turun dari ranjang. Sebenarnya sebelum games ini, Emir sudah dilatih untuk turun dari ranjang sejak dia bisa tengkurep. Tapi keberhasilannya baru terlihat saat dia sudah lancar berjalan. Oleh karena itu, di games ini Emir hanya melancarkan untuk turun dari ranjang sendiri. Sehingga dia tidak meminta digendong ketika mau turun dari ranjang.
.
.
Skill yang ketiga yang saya pilih untuk Emir adalah toilet training. Bermula dari beberapa anak di sekitar rumah yang masih pup di diapers padahal usianya hampir 5 tahun dan mereka belum bisa bilang ketika mau pup, maka sejak Emir umur sekitar 13 bulan, ketika Emir sudah mulai mengejan, maka saya buru-buru membawa Emir ke toilet dan mendudukukkannya di kloset. Alhamdulillah, Emirnya nyaman dan terus berlanjut sampai sekarang.

Games level 2 ini merupakan kelanjutan dari toilet training yang selama ini saya dan suami lakukan. Alhamdulillah, saat games ini, Emir sudah bilang E* dulu sebelum mengejan. Sehingga saya bisa siap-siap membawanya ke toilet.

Sayangnya, toilet training ini belum berhasil diterapkan saat dia pipis. Walaupun sudah sering di ingatkan kalau pipis harus bilang dulu, namun seringnya Emir bilang pipis saat sudah selesai pipisnya. Hehe. Nanti selanjutnya kita belajar lagi ya mas...
.
.
Cukup sampai disini aliran rasa games level 2. Sayang sekali di games ini saya merasa kurang maksimal karena ada beberapa hal yang menyita pikiran. Eaaaa. Tapi tetap alhamdulillah, badge dasar masih bisa diraih.

Semangattt materi 3 💪💪💪

Wednesday, December 13, 2017

Hari #10 Games Level #2 "Makan Bawang Goreng"

Hari #10
Untuk belajar makan sendiri, Emir memang belum berhasil sepenuhnya ketika disuruh makan sendiri. Selain karena Emir sedang susah makan, Emir juga kadang masih suka mengacak-acak makanan. Jadi Bunda memang memilih-milih makanan yang diberikan ke Emir untuk dia makan sendiri.
.
.
Kali ini, Emir makan nasi dengan bawang goreng sendiri. Bunda cuma memperhatikan disebelahnya sambil kadang menyuapi nasi. Kadang kalau sedang susah makan, bawang goreng bisa jadi andalan. Tapiiiiii,,, yang dimakan memang cuma bawang gorengnya aja. Nasinya dicuekin.hikshiks. Jadilah Bunda yang menyuapi nasinya. Itu pun masih belum mau.
.
.
Next time makannya yang lahap ya mamas Emir. Kita belajar lagi makan sendiri. Semangat💪💪💪

Hari #9 Games Level #2 "Turun dari Kasur"

Hari #9
Selain belajar makan sendiri, toilet training, dan sikat gigi, Emir juga Bunda ajarkan untuk bisa turun sendiri dari kasur. Mengajarkan Emir untuk bisa turun sendiri memang bukan hal yang instant. Bunda dan Ayah sudah mengajari Emir dari semenjak Emir tengkurep. Tentu saja saat itu Bunda yang memposisikan badan Emir agar tengkurep, kemudian mengarahkan kaki Emir ke arah pinggir kasur dan menggerakkan badan Emir untuk mundur ke arah pinggir kasur hingga kakinya sampai di lantai. Sebelum mengajari itu, Bunda juga mencontohkan sendiri bagaimana posisi dan gerakan untuk bisa turun dari kasur.
.
.
Setelah sekitar satu tahun dimana kemampuan motorik kasarnya sudah mulai bagus. Emir sudah tahu dan bisa untuk memposisikan tubuhnya ketika mau turun. Tapi, karena tinggi badannya belum setinggi kasur, maka saat kakinya sudah menggantung, Bunda pasti ikut memegang punggung Emir agar tidak jatuh.
.
Setelah Emir bisa jalan dan bicara cukup banyak, Emir sudah bisa turun sendiri dari kasur, mundur sendiri dan menyentuh lantai sendiri tanpa jatuh. Tapi Bunda tetap mengawasi Emir. Sama seperti kejadian kemarin-kemarin, setelah rutinitas bangun tidur selesai (nenen.red), Emir pun saya ajak turun dari lantai. Jika moodnya sudah cukup bagus, biasanya dia langsung mau turun. Tapi jika masih ogah-ogahan, biasanya dia minta digendong. Alhamdulillah saat ini Emir sudah bisa turun sendiri dari kasur.

Monday, December 11, 2017

Hari #8 Games Level #2 "Toilet Taining Part 3"

Hari #8
10 Desember 2017
Hari kedelapan ini masih tentang toilet training. Kemarin siang, saat bermain di ruang tivi, tiba-tiba Emir bilang Ee. Bunda yang sedang makan langsung mengecek diapersnya apa sudah keluar apa belum. Ternyata belum, jadi Bunda buru-buru menggendong Emir ke toilet dan melepas diapersnya sebelum didudukkan di toilet. Kali ini Emir benar-benar pup. Alhamdulillah, senangnya kalau urusan pup Emir sudah sering bilang sebelum benar-benar pup. Jadi pupnya bisa langsung ditoilet.
.
Kalau urusan pipis, Emir masih belajar. Dia belum bisa pipis ditoilet. Dia sudah bilang pipis tapi diucapkan setelah pipisnya keluar. Jadilah pipis dimanapun dia berada.hehe. Latihan pipis ditoilet masih Bunda lakukan seperti kemarin saat Emir bangung tidur siang. Bunda langsung membawa Emir ke toilet dan membuka celananya sambil bilang ayo emir pipis. Tapi setelah sekian waktu menunggu, ternyata anaknya belum mau pipis. Okelah hari ini masih failed belajar pipis di toilet. Tetap semangat mamas Emir 💪💪💪
Kali ini maafkan tidak disertai gambar atau video karena tidak ada yang dimintai tolong untuk mengambil gambarnya.

Saturday, December 9, 2017

Hari #7 Games Level #2 "Toilet Training Part 3"

Hari #7
Masih tentang toilet training. Kemarin siang sebelum tidur siang, Bunda sengaja melepas diapers Emir. Sebenarnya sudah sejak lama Emir tidak mengompol saat tidur siang maupun malam. Tapi karena belum sepenuhnya yakin, maka saat malam, Emir masih menggunakan diapers. Saat siang, Emir masih sering tanpa diapers. Hanya kadang-kadang saja ketika Bunda ingin memakaikan diapers.
.
Siang ini, saat bangun tidur (setelah rutinutas nenen selesai), Emir minta turun dari kasur. Entah kenapa tiba-tiba Bunda ingin melatih Emir kencing di toilet. Kalau dalam bahasa dan kebiasaan orang jawa, ada yang namanya 'tatur'. Jadi kata mama, dulu anak-anak bayi setiap bangun tidur pasti diajak ke toilet dan membuka celananya untuk diajak pipis walaupun mereka belum mau pipis. Ternyata dengan cara begitu, nanti anak akan pipis. Cara ini disebut tatur.
.
Kali ini Bunda keingit cara ini untuk mengajari Emir pipis ditoilet. Jadi saat Emir minta turun dari kasur, Bunda langsung ajak Emir ke kamar mandi dan melepas celananya. Bunda sesekali bilang ke Emir kalau sekarang Emir boleh pipis disini. Emir yang belum sepenuhnya mengerti, hanya memandangi Bunda. Eh tiba-tiba dia pipir jugaa. Bunda sampai tidak menyadarinya. Karena waktu sudah sore, maka Bunda langsung ajak mandi seletah pipis.

Hari #6 Games Level #2 " Toilet Training Part 2"

Hari #6
Masih melanjutkan tentanh toilet training. Pagi ini 8 Desember 2017, seperti biasa Emir bangun langsung minta nenen. Saat nenen, tiba-tiba Emir bilang Ee (pup.red). Karena beberapa kali sudah berhasil bilang Ee dan benar- benar pup, maka Bunda kembali tanya, "Emir beneran mau pup?"
Kemudian Emir mengulangi bilang Ee lagi. Akhirnya Bunda langsung membawa Emir ke toilet dan mendudukannya. Alhamdulillah, kali ini memang benar-benar pup. Yeyy,, tambah semangat Bunda melatih Emir toilet training.
Tapi sayang kali ini tidak di sertai foto/video karena Bunda lupa meminta tolong untuk di dokumentasikan. Hihihi

Hari #5 Games Level #2 "Makan Mie"

Hari #5
Masih dalam rangkaian melatih kemandirian, hari ini Emir belajar lagi untuk makan sendiri. Karena belum semua jenis makanan bisa dia ambil sen
.
diri, maka Bunda masih memilih-milih makanan tertentu untuk diberikan kepada Emir. Tanggal 6 Desember 2017, kebetulan Ayah wisuda S2. Bersama mertua dan adik bontot, kami meluncur ke Jakarta confession center.
.
Setelah wisuda, kami segera meluncur ke hotel Royal Safari yang ada dipuncak. Keesokan harinya, kami berekreasi ke taman safari. Saat makan siang, Bunda memesan mie ayam untuk Emir. Awalnya Bunda yang menyuapi. Tapi saat saya pisahkan sedikit mie ke dalam mangkok dan menaruhnya di meja baby chair, Emir langsung mulai memakan mie nya sendiri.

Link video:
https://www.instagram.com/p/BcbW5sTlHf6Dsy0w2PWXQAeeGEBDXO3daCkfqI0/

Tuesday, December 5, 2017

Hari #4 Games Level #2 "Menggosok Gigi"

Hari #4
Masih diseri melatih kemandirian, hari ini belum berhasil melatih Emir makan sendiri dan toilet training belum dilakukan lagi karena Emir belum pup. Jadi Bunda fokus ke skill yang lain yaitu menyikat gigi. Sampai hari ini, gigi Emir sudah tumbuh sebanyak 7 buah di bagian depan dan 2 buah gigi geraham. Dengan gigi yang sudah lumayan banyak, maka perawatan gigi pun sudah harus mulai intensif. Dulu saat giginya masih sedikit, Emir masih mau disikat gigi oleh Bunda menggunakan sikat gigi yang cocok untuk usianya waktu itu. Namun, lama kelamaan, Emir selalu berontak ketika Bunda menyikat gigi dia. Bunda juga pernah menggunakan cara paksa untuk menyikat gigi Emir. Tapi berkat diskusi dengan suami, akhirnya metode itu kami tinggalkan karena takut Emir trauma dan benci untuk menggosok gigi.
.
.
Saya pun mengganti ide dengan mengajak Emir ketika Bunda atau Ayah sedang menggosok gigi. Alhamdulillah, dia mulai tertarik. Tapi dia tidak mau menggunakan sikat gigi untuk umur seusianya. Dia selalu minta sikat gigi yang dipakai Ayah dan Bundanya.
.
Malam ini Bunda ajak lagi Emir untuk melihat Bunda menggosok gigi. Emir pun sudah mulai meminta sikat Bunda walaupun belum selesai menggosok gigi. Emir mulai memasukkan sikat ke mulutnya dan menggigit-gigit bulu sikatnya. Bunda sudah sering bilang kalau menggogok gigi, sikatnya di gosok-gosok. Tapi mungkin Emir belum bisa menangkap. Alhamdulillah yang penting Emir sudah mau dan tau bahwa menggosok gigi itu penting ya mas...

Hari #4 Games Level #2 "Menggosok Gigi"

Hari #4
Masih diseri melatih kemandirian, hari ini belum berhasil melatih Emir makan sendiri dan toilet training belum dilakukan lagi karena Emir belum pup. Jadi Bunda fokus ke skill yang lain yaitu menyikat gigi. Sampai hari ini, gigi Emir sudah tumbuh sebanyak 7 buah di bagian depan dan 2 buah gigi geraham. Dengan gigi yang sudah lumayan banyak, maka perawatan gigi pun sudah harus mulai intensif. Dulu saat giginya masih sedikit, Emir masih mau disikat gigi oleh Bunda menggunakan sikat gigi yang cocok untuk usianya waktu itu. Namun, lama kelamaan, Emir selalu berontak ketika Bunda menyikat gigi dia. Bunda juga pernah menggunakan cara paksa untuk menyikat gigi Emir. Tapi berkat diskusi dengan suami, akhirnya metode itu kami tinggalkan karena takut Emir trauma dan benci untuk menggosok gigi.
.
.
Saya pun mengganti ide dengan mengajak Emir ketika Bunda atau Ayah sedang menggosok gigi. Alhamdulillah, dia mulai tertarik. Tapi dia tidak mau menggunakan sikat gigi untuk umur seusianya. Dia selalu minta sikat gigi yang dipakai Ayah dan Bundanya.
.
Malam ini Bunda ajak lagi Emir untuk melihat Bunda menggosok gigi. Emir pun sudah mulai meminta sikat Bunda walaupun belum selesai menggosok gigi. Emir mulai memasukkan sikat ke mulutnya dan menggigit-gigit bulu sikatnya. Bunda sudah sering bilang kalau menggogok gigi, sikatnya di gosok-gosok. Tapi mungkin Emir belum bisa menangkap. Alhamdulillah yang penting Emir sudah mau dan tau bahwa menggosok gigi itu penting ya mas...

Link video:
https://www.instagram.com/p/BcbWrD5FchHUMjN01g6oLF7oVFxOSLQa7uEcOc0/

Monday, December 4, 2017

Hari #3 Games Level #2 "Mengambil Minum Sendiri"

Hari #3
Saat ini Emir sudah bisa berkomunikasi dengan Bunda menggunakan satu dua buah kata yang dua ucapkan. Alhamdulillah sekali hal ini sangat membantu Bunda untuk melatih kemandirian Emir. Setelah sebelumnya Emir dilatih untuk makan sendiri dan toilet training, Bunda juga ingin Emir mandiri dalam beberapa hal lainnya. Salah satunya adalah mengambil minum sendiri. Sebenarnya latihan ini sudah Bunda mulai sejak beberapa bulan kemarin, tapi tingkat keberhasilannya belum mencapai 100%. Jadi, kali ini Bunda jadikan skill ini menjadi salah satu target kemandirian yang dimiliki Emir.
.
.
Hari ini, 3 Desember 2017, seperti biasa saat makan Emir masih disuapi Bunda karena belum bisa sepenuhnga makan sendiri. Ditengah-tengah makan, Emir bilang 'minum' yang berarti dia ingin minum. Botol minum Emir ada di atas meja. Bunda langsung bilang, "niku minume teng meja, Emir pundut piyambak nggih" (itu minumnya ada di meja, Emir ambil sendiri ya). Alhamdulillah, kali ini Emir langsung beranjak jalan menuju ke meja dan mengambil botol minumnya. Instruksi Bunda yang masih butuh latihan adalah mengajari Emir untuk bisa minum sambil duduk. Jadi saat Emir minum, Bunda dan Ayah langsung bilang, "minumme kali lenggah" (minumnya sambil duduk). Alhamdulillah kalau Emir nya pas mood nya bagus, Emir langsung duduk tapi masih dalam posisi jongkok. Hehehe. Pelan-pelan ya mas belajar minum sambil duduk....

Saturday, December 2, 2017

Hari #2 Games Level #2 "Toilet Training"

Hari #2
Hari kedua games level 2 ini, Emir masih belajar makan sendiri. Tapi masih sebatas makan bayam saja karena menu yang lain masih harus disuapi. Menu favorit Emir dua hari ini adalah ikan wader yang didapat dari Yangti. Jadi pagi siang sore lauknya harus pakai ikan.

Tantangan hari kedua ini sebenarnya masih berusaha melatih Emir makan sendiri. Tapi, karena hari ini belum berhasil melatih Emir makan sendiri (karena menu ikan, jadi Bunda harus hati-hati memisahkan durinya), hari ini Bunda mau cerita tentang Toilet Training. Informasi tentang toilet training sebenarnya sudah didapatkan sejak lama. Keinginan untuk toilet training juga sudah lama muncul karena melihat beberapa anak di sekitar rumah yang masih pup di diapers padahal sudah menginjak usia 4-5 tahun. Oleh karena itu, sejak umur kurang lebih 1 tahun, saat Emir menunjukkan ekspresi sedang pup, Bunda buru-buru membawa Emir ke toilet dan mendudukkannya. Awalnya Emir berontak karena mungkin dudukannya belum pas untuk seusia dia. Tapi alhamdulillah praktek yang terus menerus, sekarang Emir sudah bilang EE' (sebutan untuk pup) sebelum dia mengejan. Walaupun kadang saat dia bilang EE, tidak langsung mengejan, tapi sejak beberapa hari kemarin dia sudah rutin bilang Ee sebelum mengejan. Bunda dan mbah pun langsung menggendong Emir saat mendengar dia mengucap kata itu dan membawanya ke toilet.

Friday, December 1, 2017

Hari #1 Games Level #2 "Emir Makan Bayam Sendiri"

Alhamdulillah, kelas bunda sayang sudah menginjak materi kedua yaitu tentang melatih kemandirian. Tantangan 10 hari di  kelas ini juga berkaitan dengan melatih kemandirian anak, diri sendiri atau pasangan. Saya pun langsung memilih anak sebagai partner bermain dalam games ini. Di usia Emir yang menginjak 18 bulan, ada beberapa kemandirian yang perlu dilatih berdasarkan materi kedua kelas bunda sayang ini. Diantaranya toilet training, makan sendiri dan berbicara jika memerlukan sesuatu. Skill kemandirian yang ingin saya latih untuk Emir sepertinya belajar makan sendiri. Sebenarnya, toilet training sudah dimulai beberapa bulan lalu. Tapi sepertinya dia masih butuh waktu untuk  mengerti agar tidak pipis atau p*p tanpa memberi tahu.
.
Tantangan games level 2 ini dimulai tanggal 30 November 2017. Saya dan Emir pun sudah mulai mengajarkan Emir untuk makan sendiri. Tapi karena masih belum bisa makan menggunakan sendok, maka saat ini saya batasi Emir agar bisa makan sendiri untuk makanan makanan tertentu saja. Seperti malam ini dan kemarin, saya memasak sayur bening untuk ayah. Karena, sayur ini cocok juga untuk Emir, maka menu makan malam Emir juga sayur bening. Ternyata Emir suka sekali dengan bayam. Dia pun mulai mengambil sendiri bayam yang ada di mangkok. Kebetulan sekali, saat itu saya harus menyiapkan makan untuk ayah, jadi saya pun membiarkan Emir makan bayam sendiri dengan diawasi oleh ayah.
.
Alhamdulillah, walaupun sedikit berantakan (karena Emir belum bisa makan pakai sendok, nasi nya pun berserakan kemana-mana), tapi alhamdulillah bayam nya minta nambah lagi sampai 2/3 kali lagi. Yeyyyyy,,, ternyata Emir bisa kan makan tanpa disuapi. Besok kita coba lagi ga mamas Emir... 😘😘😘

Link video nya ada di sini https://www.instagram.com/p/BcJu0SiFFoqXjBEt1D8BKDQOWeG4nNW583BQJc0/
.
.
#hari1
#gameslevel2
#tantangan10hari
#kelasbunsayiip
#melatih kemandirian